Mengenal Si Leher Panjang Sebagai Suku Karen di Thailand

Mengenal Si Leher Panjang Sebagai Suku Karen di Thailand, tour thailand, tour bangkok

Mengenal Si Leher Panjang Sebagai Suku Karen di Thailand. Ketika sedang berkunjung ke Thailand Utara, salah satu hal yang tak boleh anda lewatkan. Adalah berkujung ke desa tempat tinggal bagi Suku Karen. Ini merupakan salah satu suku di pedalaman Thailand.

Selain dari suku lain seperti suku Palling, Hmong, Kayang, Akha, Mien juga Suku Lahu Shi Bala.

Karen menjadi salah satu suku yang banyak dicari wisatawan. Hal ini karena Suku Karen memiliki keunikan yang tak biasa. Para wanita di Suku Karen diwajibkan untuk memiliki leher yang panjang.

Dengan cara menggunakan tumpukan kawat yang dibuat dari kuningan. Di Thailand sendiri terdapat beberapa desa wisata yang biasa dikunjungi turis. Untuk mengenal lebih jauh tentang Suku Karen.

Mengenal Si Leher Panjang Sebagai Suku Karen di Thailand, tour thailand, tour bangkok

Para wanita Suku Karen ini biasa mengenakan kalung bertumpuk. Mereka telah melakukan tradisi ini sejak masih gadis.

Dari waktu ke watku maka lehernya akan semakin bertambah panjang. Dan akan semakin cantik jika dilihat oleh para pria.

Suku Karen bukan merupakan suku asli Thailand. Karen adalah suku yang pada awalnya tinggal di dataran tinggi Tibet.

Suku tersebut kemudaian hijrah ke Myanmaf tepatnya di Karen State, wilayah yang berbatasan langsung dengan Thialand.

Mengutip Suku Karen dari Karen.org bahwa suku ini terbagi menjadi beberapa sub-etnis. Diantaranya adalah Suku Karen, Pwo Karen serta Bwe Karen. Beberapa sub-etnis tersebut kemudian berpindah ke Thailand. Dikarenakan bentrok dengan pemerintah.

Mengenal Si Leher Panjang Sebagai Suku Karen di Thailand, tour thailand, tour bangkok

Kini kurang lebih sebanyak 150.000 orang Karen tinggal di Thailand sementara tujuh juta orang lainnya masih tinggal di Myanmar. Jumlah Suku Karen sendiri yang tinggal di Thailand memang lebih sedikit. Maka dari itu sangat diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Pada dasarnya Suku Karen menganut kerpecayaan animisme. Tapi sejak Myanmar dijajah oleh Inggris abad ke 18, misionaris Kristen pun mulai melebarkan sayapnya.

Sekarang sekitar 15% Suku Karen di Myanmar ataupuan Thailand memeluk Agama Kristen. Di desa wisata Baan Tong uang sendniri juga telah terdapat gereja, sebagai tempat ibadah.

Desa Wisata Baan Tong merupakan salah satu desa wisata untuk mengenal Suku Karen dari dekat. Desan ini menggabungkan tujuh suku yang mendiamai utara Thailand.

Mengenal Si Leher Panjang Sebagai Suku Karen di Thailand, tour thailand, tour bangkok

Yang sering disebut sebgai hill tribes. Terdapat ujuh suku yang tinggal di desa ini. Dan djika ditotalkan terdapat 20 kelompok diantaranya.

Hampir semua suku asli Thailand memiliki kerajinan tangan seperti tenun. Semua wanita hill tribes juga bisa menenun. Mereka menenun kain yang umumnya akan digunakan untuk topi, pakaian, kaos kaki sampai selimut.

>> Promo wisata bulan ini : Paket Tour Murah ke Thailand